Bagi warga calon konsumen di wilayah Karesidenan Madiun Raya seperti kota Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Pacitan.

Deskripsi Mobil Suzuki Jimny :

Sementara itu di sisi lain, justru pernyataan berbeda diungkapkan sales Suzuki Kebon Jeruk-Jakarta. Yang mana, menurut tenaga penjual yang enggan memberikan identitasnya itu mengatakan bila para pelanggan masih bisa melakukan inden dengan besaran uang pemesanan Rp 5 juta. Tetapi, ia belum bisa memastikan kapan Jimny terbaru masuk ke Tanah Air. Jika ditelisik, tampaknya penjelasan ini sama seperti yang diutarakan tenaga penjual dari dealer Suzuki Sunter-Jakarta. Hanya ia memperkirakan mobil diluncurkan tahun ini.
“Untuk estimasi memang tahun ini. Tapi dari pihak Suzuki Pusat, belum buka untuk pemesanan. Kalau memang mau, kami siapkan booking dulu, untuk booking bisa KTP saja,” jelasnya.
Sedangkan ketika dimintai konfirmasi kepastian terkait informasi ini, justru pihak PT SISI malah enggan menanggapinya. Memang, Suzuki mengakui sendiri jika pihaknya berniat memboyong Jimny 2019. Bahkan, pabrikan berlambang S ini ingin memproduksinya di Indonesia. Hanya saja, pihak Suzuki tak mau terburu-buru.
“Kalau edisi 2019 masih belum bisa komentar. Didoakan saja supaya segera meluncur di Indonesia,” ucap Section Head 4W Product Development PT SIS, Harold Donnel.
Dugaan ini semakin diperkuat dengan kemunculan data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang dirilis Samsat DKI Jakarta per 2 Juni 2019. Dalam tabel Suzuki untuk jenis Jeep tertulis tiga tipe, yakni : JB 424 W 4×2 AT, JB 424 W 4×2 MT dan SN413V (4×4) AT. Diduga sandi SN413V (4×4) AT dengan nilai jual Rp 218 juta adalah milik Jimny generasi terbaru. Namun, saat ditanyakan lagi, Suzuki langsung membantahnya dan mengatakan kode itu milik Jimny model lama.



Tinggalkan Balasan